12 February 2014

PENULISAN POPULER

Photo: Yang alumni FSUI (<< kaaan, kliatan bener jadulnya :D) mungkin ingat buku ini (selain buku Komposisi-nya Gorys Keraf ^_^). Ini buku alm. Ismail Marahimin, pengampu mata kuliah Penulisan Populer yang kelasnya dulu memang populer sampai diambil oleh mahasiswa-mahasiswa fakultas lain. Kuliah hanya setengah jam, penugasan tiap pekan. Saya sungguh menghargai semua corat-coret dan komentar di atas tugas kuliah yang saya buat, karena artinya dosen ini benar-benar membaca semua tugas yang dikerjakan mahasiswanya. Dan temans, apa masih ingat pada 3 titik di atas dekat judul tulisan yang membuat kita tersenyum?

Saya berutang banyak sekali pada alm. Ismail Marahimin, meski tak kenal secara pribadi pada beliau. Saya menggunakan buku dan metode beliau di kelas, mengutipnya dalam sebuah tulisan untuk La Tahzan for Teachers, dan menggunakannya ketika memberi pelatihan menulis (sssttt.... tapi jangan bilang2 ya, yang ngundang ga tau kalo saya bukan penulis profesional). Dan baru saja saya menjawab surel dari seorang guru di pulau seberang yang menanyakan tentang metode Pak Ismail.

Merinding membayangkan bahwa Ilmu yang dipunyai seseorang bisa menyebar sedemikian luas, digunakan oleh banyak muridnya di berbagai bidang pekerjaan, dan diajarkan lagi oleh guru-guru lain pada murid-murid mereka sekarang. 

Pahala yang mengalir. Semoga Allah memberkahi alm. Ismail Marahimin.Yang alumni FSUI (<< kaaan, kliatan bener jadulnya :D) mungkin ingat buku ini (selain buku Komposisi-nya Gorys Keraf ^_^). Ini buku alm. Ismail Marahimin, pengampu mata kuliah Penulisan Populer yang kelasnya dulu memang populer sampai diambil oleh mahasiswa-mahasiswa fakultas lain. Kuliah hanya setengah jam, penugasan tiap pekan. 

Saya sungguh menghargai semua corat-coret dan komentar di atas tugas kuliah yang saya buat, karena artinya dosen ini benar-benar membaca semua tugas yang dikerjakan mahasiswanya. Dan temans, apa masih ingat pada 3 titik di atas dekat judul tulisan yang membuat kita tersenyum?

Saya berutang banyak sekali pada alm. Ismail Marahimin, meski tak kenal secara pribadi pada beliau. Saya menggunakan buku dan metode beliau di kelas, mengutipnya dalam sebuah tulisan untuk La Tahzan for Teachers, dan menggunakannya ketika memberi pelatihan menulis (sssttt.... tapi jangan bilang2 ya, yang ngundang ga tau kalo saya bukan penulis profesional). Dan baru saja saya menjawab surel dari seorang guru di pulau seberang yang menanyakan tentang metode Pak Ismail.

Merinding membayangkan bahwa Ilmu yang dipunyai seseorang bisa menyebar sedemikian luas, digunakan oleh banyak muridnya di berbagai bidang pekerjaan, dan diajarkan lagi oleh guru-guru lain pada murid-murid mereka sekarang.

Pahala yang mengalir. Semoga Allah memberkahi alm. Ismail Marahimin.

No comments:

Post a Comment